Pada hari Kamis 02 Januari 2023 bertempat di Aula Kantor Bupati Sukamara. Kepala Seksi Intelijen Ma’ruf Muzakir, S.H. mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Sukamara Tahun 2023.
Wakil Bupati Sukamara menyampaikan salah satu permasalahan yang dihadapi oleh Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sukamara hampir setiap tahunnya adalah kebakaran hutan dan lahan (KARHUTLA). KARHUTLA memberikan dampak bagi kehidupan masyarakat. Asap akibat KARHUTLA selain mempengaruhi keseharian masyarakat, juga mempengaruhi kualitas lingkungan dan aktivitas ekonomi.
Wakil Bupati Sukamara juga menyampaikan pengendalian KARHUTLA sebaiknya berfokus pada upaya pencegahan KARHUTLA, seperti: patroli pencegahan, sosialisasi/kampanye ke masyarakat dan pihak terkait, pemasangan baliho cegah KARHUTLA, hingga membangun koordinasi informasi dengan berbagai pihak. Arus informasi terkait KARHUTLA akan pada kecepatan dan berpengaruh ketepatan respon Maanggala Agni.
Terdapat beberapa karakteristik wilayah di Kabupaten Sukamara yaitu Lokasi rawan terbakar didominasi lahan gambut yang sulit dipadamkan, Akses jalan sebagian masih dapat dijangkau menuju titik hotspot dan Didominasi lahan kosong dan perkebunan warga. Upaya kesiapsiagaan KARHUTLA yang dapat dilakukan seperti pendataan dan penyiapan sumber daya manusia, sumber daya peralatan, sumber daya logistik pendukung KARHUTLA, peningkatan kapasitas personil dan kapasitas peralatan, gladi simulasi penanganan kedaruratan KARHUTLA, penyiapan manajemen evakuasi dampak asap, dan persiapan penetapan status siaga darurat bencana KARHUTLA.
Terdapat 3 kecamatan yang menjadi prioritas penanganan KARHUTLA yaitu Kecamatan Sukamara, Kecamatan Pantai Lunci, dan Kecamatan Jelai. Personil KARHUTLA yang terdapat di Kabupaten Sukamara sebanyak 442 orang yang terdiri dari berbagai instansi pemerintahan.